Polres PALI dan DPRD Dorong Sinergi Cegah Karhutla

Polres PALI dan DPRD Dorong Sinergi Cegah Karhutla



PALI-SiniNews.Com — Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) bersama DPRD PALI mendorong seluruh pihak memperkuat sinergi dalam mencegah dan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten PALI.


Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dalam rangka evaluasi dan tindak lanjut peristiwa karhutla yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD PALI, Senin (31/8/2026).


Rapat tersebut dihadiri Ketua DPRD PALI H. Ubaidillah, S.H., Wakapolres PALI Kompol Suprawira, S.H., Wakil Ketua II DPRD PALI H. Kristian, S.M., Asisten III Pemkab PALI H. Haryono, S.H., anggota DPRD, kepala dinas dan kepala OPD, perwakilan perusahaan swasta, insan pers serta tamu undangan.


Ketua DPRD PALI H. Ubaidillah, S.H. mengatakan penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak, terutama perusahaan yang memiliki wilayah operasional di Kabupaten PALI.


"Perusahaan harus meningkatkan komitmen dan tanggung jawab dalam upaya pencegahan serta penanggulangan karhutla. Sarana dan prasarana pemadaman serta kesiapsiagaan personel juga harus dioptimalkan," kata Ubaidillah.


Menurutnya, perusahaan swasta juga perlu memberikan dukungan langsung ketika terjadi kebakaran, termasuk membantu mobil tangki air untuk mempercepat proses pemadaman.


"Kami mendorong perusahaan yang ada di Kabupaten PALI untuk ikut membantu penanganan karhutla, termasuk mengerahkan mobil tangki air apabila dibutuhkan untuk membantu pemadaman," ujarnya.


Sementara itu, Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada, S.I.K. melalui Waka Polres Kompol Suprawira,S.H., menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, perusahaan, TNI, BPBD dan masyarakat dalam menghadapi ancaman karhutla.


"Penanganan karhutla tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi dan koordinasi yang kuat agar setiap munculnya titik api dapat segera diketahui dan ditangani sebelum meluas," kata Januar.


Kapolres juga mendorong peningkatan patroli dan edukasi kepada masyarakat, khususnya selama musim kemarau. Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi menyebabkan kebakaran meluas.


"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Polres PALI bersama seluruh stakeholder akan terus melakukan patroli, sosialisasi dan langkah pencegahan untuk meminimalkan terjadinya karhutla," tegasnya.


Selain itu, dalam RDP dibahas perlunya pembentukan posko siaga di setiap kecamatan yang rawan karhutla. Posko tersebut diharapkan dapat beroperasi selama 24 jam sehingga penanganan dapat dilakukan secara cepat.


Rapat berakhir sekitar pukul 12.45 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.(SN/Perry).

Share:

Mahasiswa STIK dan Siswa Setukpa Polri Sosialisasi Cegah Karhutla di Talang Ubi

Mahasiswa STIK dan Siswa Setukpa Polri Sosialisasi Cegah Karhutla di Talang Ubi



PALI-SiniNews.Com— Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) dan Siswa Sekolah Pembentukan Perwira (Setukpa) Polri bersama personel Polsek Talang Ubi melaksanakan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Senin (31/8/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak membuka hutan, lahan maupun kebun dengan cara dibakar.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada SIK., Kasat Binmas Polres PALI AKP Hendrinadi, S.H., mengatakan, pencegahan Karhutla membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.


"Upaya pencegahan Karhutla harus dilakukan bersama-sama. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan maupun kebun dengan cara dibakar karena dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan, kesehatan dan masyarakat sekitar," ujar Kapolres PALI.


Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla serta larangan melakukan pembakaran dalam membuka lahan. Petugas juga memasang poster dan membagikan selebaran yang berisi informasi mengenai pencegahan Karhutla dan bahaya asap akibat pembakaran hutan dan lahan.


Tak hanya sosialisasi, petugas juga membagikan masker kepada masyarakat. Pembagian masker dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan sekaligus langkah antisipasi terhadap potensi gangguan pernapasan akibat kabut asap yang ditimbulkan Karhutla.


"Selain mencegah terjadinya kebakaran, kami juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan. Pembagian masker ini merupakan salah satu langkah antisipasi terhadap dampak asap apabila terjadi Karhutla," katanya.


Kegiatan tersebut melibatkan Kasat Binmas Polres PALI AKP Hendrinadi, S.H., M.H., Mahasiswa STIK IPTU Zainal Azis, S.Tr.K. dan IPTU Andhika Rizkiawan R., S.Tr.K., M.Si., serta Siswa Setukpa Polri Pitua Pasaribu, S.H.


Turut terlibat Bhabinkamtibmas Polsek Talang Ubi AIPDA Hendrick Ediman dan BRIGPOL Arif Wahyudi Ramadhan, BA Unit Binmas Polres PALI BRIGPOL Diki Andriando, serta BA Unit Intelkam Polsek Talang Ubi BRIPTU Akhmad Syaputra, S.H.


Masyarakat juga diminta segera melaporkan kepada pihak Kepolisian maupun instansi terkait apabila mengetahui adanya titik api atau aktivitas pembakaran hutan dan lahan.


"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan jika menemukan titik api maupun pembakaran lahan. Pencegahan sejak dini sangat penting agar Karhutla tidak meluas," ujarnya.


Sosialisasi, pemasangan poster, pembagian selebaran dan masker tersebut berakhir sekitar pukul 13.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar.(SN/Perry).

Share:

Dukung Program Adiwiyata di Hari Kemerdekaan, SD Negeri 28 Talang Ubi Gelar Lomba Kebersihan dan Taman Kelas


*Dukung Program Adiwiyata di Hari Kemerdekaan, SD Negeri 28 Talang Ubi Gelar Lomba Kebersihan dan Taman Kelas*

 

PALI. SININEWS.COM — Wujud mendukung program Adiwiyata pada HUT Kemerdekaan RI Ke-81, Sekolah Dasar (SD) Negeri 28 Talang Ubi Kabupaten PALI mengadakan lomba kebersihan dan taman kelas.


Kegiatan tersebut selain memeriahkan HUT Kemerdekaan RI Ke-81 juga bertujuan untuk menumbuhkan rasa peduli lingkungan di kalangan siswa.

 

Lomba tersebut dinilai berdasarkan aspek kerapihan, kebersihan, penataan ruang kelas, keindahan taman, pemanfaatan barang bekas, serta inovasi yang ditampilkan. Proses penilaian berlangsung selama satu hari.

 

Pada Senin, 31 Agustus 2026, dilakukan pengumuman pemenang lomba oleh dewan juri yang terdiri dari Rustini perwakilan Dinas Pendidikan, Datim Putri W Dinas Lingkungan Hidup, dan Habibi M Aridi perwakilan media .

 

Kepala Sekolah SD Negeri 28 Talang Ubi, Yenni Afnita, menyampaikan bahwa lomba ini merupakan wujud kepedulian siswa, wali kelas, dan wali murid dalam mendukung program Adiwiyata sekaligus menyemarakkan semangat kemerdekaan, serta membentuk karakter siswa yang peduli terhadap lingkungan.

 

“Melalui lomba ini, kami ingin siswa tidak hanya diajarkan pentingnya kebersihan, tetapi juga bagaimana menjaga dan merawat lingkungan mereka dengan penuh tanggung jawab, serta menumbuhkan inovasi siswa dalam menjaga dan merawat lingkungan sekitar kelas dan sekolah, yang bersih dan asri. SDN 28 Talang Ubi juga menjalankan program  SATRIA (Satu Anak Tanam Rawat Indah dan Asri) " ujarnya.

 

Yenni menambahkan bahwa kebersihan dan keindahan kelas adalah hal yang harus dibiasakan di lingkungan sekolah. “Ini adalah langkah awal untuk menumbuhkan kesadaran lingkungan, yang nantinya akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari oleh siswa. Kami berharap, melalui kegiatan ini, siswa dapat lebih peduli terhadap kebersihan, keasrian lingkungan dan menerapkannya tidak hanya di sekolah, namun juga di rumah masing-masing,” lanjutnya.

 

Berdasarkan hasil penilaian, Kelas 5B berhasil meraih juara pertama dengan penataan ruang kelas dan taman yang sangat rapi dan bersih. Juara kedua diraih Kelas 2B, sedangkan juara ketiga jatuh kepada Kelas 4B. Masing-masing pemenang mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas usaha mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan dan keindahan taman kelas.

 

Tim dewan juri dari Adiwiyata Kabupaten PALI memberikan apresiasi atas antusiasme serta kreativitas yang ditunjukkan oleh para siswa, wali kelas, dan seluruh warga SD Negeri 28 Talang Ubi.

 

“Kami sangat mengapresiasi usaha Kepala Sekolah SD Negeri 28 Talang Ubi dalam menerapkan nilai-nilai Adiwiyata melalui lomba kebersihan dan kerapian taman kelas. Ini merupakan langkah positif dalam mempersiapkan generasi yang lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan,” ungkap perwakilan dewan juri.

 

Perwakilan dewan juri juga menambahkan bahwa program Adiwiyata tidak hanya mencakup kebersihan, tetapi juga berbagai aspek pengelolaan lingkungan yang lebih luas. “Kegiatan seperti lomba kebersihan dan kerapian kelas ini sangat mendukung tujuan kami dalam mengembangkan sekolah yang peduli lingkungan dan berkelanjutan,” tambahnya.

 

Diharapkan lomba ini dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten PALI dalam menerapkan prinsip-prinsip Adiwiyata. “Kebersihan bukan hanya tentang menjaga kelas tetap rapi, tetapi juga tentang menciptakan rasa tanggung jawab pada siswa untuk menjaga lingkungan mereka. Semoga lomba ini dapat terus dilaksanakan dan memberi dampak positif bagi semua pihak,” tutupnya. (sn)

Share:

Sekda Sumsel Edward Candra Buka Festival Panjat Pinang Sumeks 2026, Tekankan Gotong Royong dan Kebersamaan


Sekda Sumsel Edward Candra Buka Festival Panjat Pinang Sumeks 2026, Tekankan Gotong Royong dan Kebersamaan


Palembang. SININEWS.COM– Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan Dr. Drs. H Edward Candra, M.H. menekankan pentingnya semangat gotong royong, kebersamaan, serta pelestarian permainan rakyat dalam kehidupan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Festival Panjat Pinang Sumatera Ekspres Tahun 2026 di Venue Voli Pantai, Jakabaring Sport City (JSC), Minggu (30/8/2026).


Sekda Sumsel mengatakan, festival panjat pinang bukan sekadar perlombaan atau hiburan masyarakat, tetapi juga merupakan bagian dari tradisi rakyat yang lekat dengan semangat perayaan kemerdekaan Republik Indonesia.


“Panjat pinang mengajarkan kepada kita bahwa untuk mencapai sebuah tujuan, tidak ada yang dapat dilakukan seorang diri. Ada yang menjadi pijakan, ada yang menopang, ada yang menjaga keseimbangan, dan ada yang berjuang mencapai puncak. Semua mempunyai peran,” ujar Sekda.


Menurutnya, filosofi tersebut mencerminkan nilai gotong royong yang menjadi salah satu kekuatan bangsa Indonesia. Setiap individu memiliki peran dan kontribusi dalam mencapai tujuan bersama.


Karena itu, Sekda menyampaikan apresiasi kepada Sumatera Ekspres yang telah menyelenggarakan Festival Panjat Pinang Tahun 2026. Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya memberikan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan.


“Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, dan menghidupkan kembali permainan rakyat sebagai bagian dari kekayaan budaya kita,” katanya.


Sekda juga mengajak generasi muda Sumatera Selatan untuk tidak meninggalkan tradisi dan permainan rakyat. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam mengemas tradisi agar tetap menarik, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.


“Kepada generasi muda Sumatera Selatan, jangan pernah malu dengan tradisi dan permainan rakyat kita. Justru kita harus bangga dan mampu mengemasnya menjadi kegiatan yang menarik, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman,” tegasnya.


Ia menambahkan, nilai yang terkandung dalam permainan panjat pinang tetap relevan bagi generasi saat ini. Semangat untuk bermimpi, bekerja keras, berani menghadapi tantangan, dan tidak mudah menyerah harus terus ditanamkan.


“Panjat pinang boleh tradisional, tetapi semangatnya harus selalu modern: berani bermimpi, berani bekerja keras, dan tidak mudah menyerah,” ujarnya.


Kepada seluruh peserta festival, Sekda berpesan agar menjunjung tinggi sportivitas serta memperhatikan keselamatan selama mengikuti perlombaan.


“Selamat bertanding. Jaga keselamatan, junjung tinggi sportivitas, dan yang paling penting, nikmati kebersamaan dalam festival ini,” pesannya.


Dengan semangat persatuan dan gotong royong, Sekda kemudian secara resmi membuka Festival Panjat Pinang Sumatera Ekspres Tahun 2026.


Festival tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya menjaga keberadaan permainan rakyat sekaligus memperkuat rasa kebersamaan masyarakat dalam memaknai semangat kemerdekaan Republik Indonesia.


Sementara itu, Manager Sumeks Iwan Irawan mengatakan, festival yang digelar selama dua hari, 29–30 Agustus 2026, tersebut menjadi salah satu agenda untuk menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia.


Sebanyak 45 batang pinang telah disiapkan. Jumlah tersebut, menurut Iwan, menyesuaikan dengan kondisi efisiensi saat ini. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan panitia untuk tetap menyajikan kegiatan yang menarik bagi masyarakat.


Dari 45 batang pinang yang disiapkan, lima di antaranya akan dipasang dalam posisi miring di atas air dan menghadap kawasan Venue Dayung JSC.


Selain itu, panitia juga menyiapkan empat batang pinang dengan ketinggian sekitar 3–4 meter yang diperuntukkan khusus bagi anak-anak dan ibu-ibu.


Tak hanya panjat pinang, festival tersebut juga diramaikan berbagai lomba tradisional, seperti balap karung, lomba kelereng, gebuk bantal, dan sejumlah permainan lainnya.(sn)

Share:

Cegah Karhutla, Polsek Tanah Abang Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan

Cegah Karhutla, Polsek Tanah Abang Sosialisasikan Larangan Bakar Lahan



PALI-SiniNews.Com— Kepolisian Sektor (Polsek) Tanah Abang menggelar patroli sekaligus sosialisasi larangan membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar di Desa Suka Manis, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, Minggu (30/8/2026).


Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di tengah kondisi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran di wilayah Kabupaten PALI.


Sosialisasi dan patroli dimulai sekitar pukul 17.00 WIB hingga 18.00 WIB. Dalam kegiatan itu, personel Polsek Tanah Abang menyambangi masyarakat Desa Suka Manis dan menyampaikan imbauan agar warga tidak membuka lahan maupun kebun dengan cara membakar.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, SH dalam kegiatan tersebut diwakili Brigpol Marno. Turut hadir Kepala Desa Suka Manis serta masyarakat setempat.


Kapolsek Tanah Abang mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran saat membersihkan atau membuka lahan. Warga juga diajak memanfaatkan potensi yang ada secara aman untuk membantu perekonomian keluarga.


“Dalam mengingat saat ini sedang memasuki musim kemarau agar masyarakat jangan membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar. Manfaatkan pohon karet yang sudah tua yang hendak ditebang dengan dijual sehingga dapat menambah perekonomian keluarga,” ujar Kapolsek.


Selain menyampaikan imbauan, polisi juga menegaskan bahwa membuka lahan dengan cara membakar memiliki konsekuensi hukum. Masyarakat diminta tidak mengambil tindakan yang dapat memicu terjadinya kebakaran dan meluas ke lahan lainnya.


“Apabila membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar, hal tersebut melanggar hukum dan dapat diproses sesuai undang-undang yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.


Polsek Tanah Abang berharap sosialisasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla. Upaya pencegahan dinilai penting dilakukan sejak dini agar kebakaran tidak menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun aktivitas masyarakat.


Kegiatan sosialisasi dan patroli berakhir sekitar pukul 18.00 WIB. Selama pelaksanaan, kegiatan berjalan lancar, aman, dan kondusif.


Polsek Tanah Abang menyatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan karhutla di wilayah Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten PALI, dengan melibatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran.(SN/Perry)

Share:

Gubernur Herman Deru Resmikan VinFast Sedulur Indonesia Palembang, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik Dukung Zero Emisi


Gubernur Herman Deru Resmikan VinFast Sedulur Indonesia Palembang, Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik Dukung Zero Emisi


Palembang. SININEWS.COM – Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru meresmikan VinFast Sedulur Indonesia Chapter Palembang, Minggu (30/8/2026). Peresmian ini menjadi penanda tumbuhnya komunitas pengguna kendaraan listrik di Sumatera Selatan yang siap mendukung program pemerintah menuju zero emisi.


Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru mengaku bangga dapat hadir sekaligus menjadi bagian dari komunitas VinFast Sedulur Indonesia.


“Saya sengaja hadir karena ini kebanggaan bagi saya menjadi anggota komunitas VinFast Sedulur Indonesia. Kendaraan listrik ini diberikan fasilitas oleh pemerintah karena tidak membebani APBN dengan subsidi BBM. Karena kita diberikan privilege, maka harus ada kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Herman Deru.


Gubernur meminta VinFast Palembang turut memperbanyak titik stasiun pengisian daya kendaraan listrik atau charger di seluruh wilayah Sumatera Selatan. Hal ini dinilai penting agar ekosistem kendaraan listrik dapat berjalan secara optimal.


Selain itu, Herman Deru juga berharap terbentuknya VinFast Sedulur Palembang dapat menjadi wadah untuk melaksanakan berbagai aktivitas sosial.


“Bisa dimulai dari hal kecil seperti membagikan masker kepada masyarakat. Komunitas ini harus hadir memberi manfaat, bukan hanya untuk anggotanya,” pesannya.


Kepala Cabang VinFast Palembang sekaligus Ketua Panitia, Akto Berlin, melaporkan bahwa rangkaian kegiatan telah dimulai sejak sehari sebelumnya dengan agenda donor darah. Peresmian komunitas ini sekaligus menjadi ajang untuk meningkatkan silaturahmi antaranggota VinFast Sedulur Indonesia di Sumatera Selatan.


“VinFast Sedulur Indonesia mendukung penuh program pemerintah untuk zero emisi. Kami ingin komunitas ini aktif, solid, dan bermanfaat bagi masyarakat Palembang dan Sumsel,” kata Akto Berlin.


Dengan diresmikannya komunitas ini, diharapkan pengguna VinFast di Sumatera Selatan tidak hanya menikmati teknologi ramah lingkungan, tetapi juga menjadi pelopor gaya hidup berkelanjutan serta kepedulian sosial di daerah.(sn)

Share:

Prof. Yuddy Chrisnandi Sebut Presiden Prabowo Miliki Mandat Konstitusional Penuh hingga 2029


*Prof. Yuddy Chrisnandi Sebut Presiden Prabowo Miliki Mandat Konstitusional Penuh hingga 2029*


SININEWS.COM -- Guru Besar Ilmu Politik Universitas Nasional yang juga Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) periode 2014–2016, Prof. Yuddy Chrisnandi, menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto memiliki legitimasi konstitusional yang penuh dan tidak dapat diganggu gugat untuk memimpin Republik Indonesia hingga akhir masa jabatan pada 2029.


Pernyataan tersebut disampaikan Prof. Yuddy dalam sebuah dialog publik menanggapi berbagai spekulasi yang beredar di ruang publik, khususnya insting politik yang disampaikan salah satu tokoh relawan bahwa akan terjadi percepatan pergantian kekuasaan sebelum 2029. Prof. Yuddy secara tegas menolak spekulasi tersebut dan menempatkan posisi Presiden Prabowo dalam kerangka analisis konstitusional yang matang.


"Sebagai akademisi politik, saya melihat 2029 harus berada dalam sebuah skenario konstitusional. Presiden Prabowo dipilih secara demokratis, ditetapkan lewat proses konstitusi yang begitu ketat dari mulai pendaftaran, pelaksanaan pemilu, penyelesaian sengketa, hingga penetapan hasil pemilu yang tidak bisa diganggu gugat. Beliau menang secara de facto dan de jure, serta mendapatkan pengakuan internasional. Dalam skenario konstitusional, jabatan Presiden Prabowo berlaku satu periode penuh hingga 2029. Legitimasi demokrasi telah diberikan kepada Presiden Prabowo untuk memimpin sampai selesai periodenya," ujar Prof. Yuddy Chrisnandi dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu, (30/8).


Prof. Yuddy menegaskan bahwa spekulasi berbasis insting politik semata, tanpa didukung fakta lapangan maupun data yang dapat diverifikasi, bukanlah kerangka yang tepat untuk menilai keberlangsungan sebuah pemerintahan. Ia menekankan bahwa analisis politik yang bertanggung jawab harus berpijak pada realitas konstitusional, bukan pada retorika yang berpotensi memecah belah masyarakat.


"Saya tidak melihat adanya fakta-fakta politik, tidak melihat adanya fakta-fakta ekonomi yang sangat kuat yang bisa mengarah kepada pembenaran atas insting politik semacam itu. Yang disampaikan hanyalah pandangan dan insting, bukan based on fact. Dalam situasi seperti sekarang, kita membutuhkan satu persatuan nasional yang kuat, bukan spekulasi-spekulasi yang bisa memecah belah masyarakat dan para pendukung relawan masing-masing. Itu tidak baik bagi bangsa," tegasnya.


Untuk memperjelas argumennya, Prof. Yuddy menggunakan analogi baterai yang menggambarkan siklus kekuasaan konstitusional secara sangat lugas. Menurutnya, Presiden Prabowo saat ini berada pada puncak kekuatan konstitusional dengan mandat rakyat yang masih sangat panjang.


"Presiden Prabowo ini charger-nya masih untuk 3 tahun ke depan, bahkan 2 tahun pun belum dipakai, belum habis. Jadi sedang kuat-kuatnya. Dalam ilmu politik, aktor yang memiliki legitimasi yang kuat, yang didasarkan atas kekuatan konstitusional, yang dilahirkan melalui sebuah proses yang demokratis, itulah yang paling kuat. Aktor utama negara saat ini, aktor politik yang paling signifikan, adalah Presiden Prabowo. Ini adalah fakta politik yang tidak dapat dibantah," ungkapnya.


Prof. Yuddy juga menyampaikan pujian tegas atas berbagai keputusan strategis Presiden Prabowo yang menunjukkan ketegasan kepemimpinan dan keberanian menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Ia secara khusus menyoroti pernyataan Presiden Prabowo di hadapan Dewan Perwakilan Rakyat pada 15 Agustus 2026 mengenai kesiapan pemerintah menindak jenderal-jenderal yang berada di balik tambang ilegal, serta ketegasan pemerintah mencabut izin perusahaan yang terbukti terlibat pembakaran hutan.


"Pernyataan Presiden Prabowo tanggal 15 Agustus di hadapan DPR, yang mengingatkan para jenderal jangan main-main dengan tambang dan siap meminta Kapolri serta Panglima TNI mengusut tuntas jenderal-jenderal di belakang tambang ilegal, itu adalah pernyataan yang belum pernah kita dengar dari presiden-presiden sebelumnya. Begitu pula dengan penanganan kebakaran hutan di Kalimantan, Presiden dengan tegas mengatakan perusahaan-perusahaan besar yang terbukti terlibat pembakaran hutan akan dicabut izinnya. Ini adalah kepemimpinan yang tegas, berpihak, dan punya dasar konstitusi. Kekuatan seperti ini tidak dimiliki oleh siapa pun kecuali Presiden Prabowo," ujar Prof. Yuddy.


Menanggapi berbagai narasi yang beredar tentang adanya pengaruh dari pihak lain terhadap kebijakan Presiden Prabowo, Prof. Yuddy secara tegas membantah. Menurutnya, secara struktural dan dalam konteks kekuasaan politik, tidak ada satu pun figur yang dapat mengintervensi kebijakan Presiden Prabowo.


"Saya tidak percaya kalau ada orang yang mengatakan bahwa ada pihak lain yang mengendalikan Presiden Prabowo. Saya tidak percaya. Ini adalah hukum besi kekuasaan. Siapa yang berani mengatakan bahwa dirinya adalah orangnya presiden sebelumnya di kabinet sekarang? Tidak ada. Semua menyatakan diri sebagai menteri yang paling dekat dengan Presiden Prabowo. Ini menandakan medan magnet kekuasaan telah sepenuhnya berpindah. Presiden Prabowo memiliki kekuatan yang jauh lebih besar dari siapa pun, dan itu adalah realitas politik yang harus diakui semua pihak," tegasnya.


Prof. Yuddy juga mendorong agar Presiden Prabowo dan seluruh tim pemerintahannya tidak ragu-ragu dalam menggunakan legitimasi konstitusional yang dimilikinya untuk membangun narasi kepemimpinan yang kuat. Ia menekankan bahwa keberadaan Presiden sebagai pemegang mandat rakyat harus ditegaskan secara tegas untuk menghilangkan dualisme narasi politik di ruang publik.


"Presiden Prabowo dan tim pemerintahannya tidak perlu ragu-ragu dengan narasi yang kuat yang menyatakan bahwa beliaulah pemimpinnya sekarang. Jadi tidak ada lagi dualisme dalam narasi-narasi politik di publik. Rakyat harus melihat dengan jelas bahwa kekuasaan konstitusional mutlak berada di tangan Presiden Prabowo, dan seluruh aparat negara harus bergerak dalam koridor komando kepemimpinan beliau," ungkapnya.


Menutup pernyataannya, Prof. Yuddy mengajak seluruh elemen bangsa untuk berhenti terjebak pada spekulasi politik yang tidak berbasis fakta, dan mengarahkan energi kolektif bangsa untuk mendukung Presiden Prabowo dalam menyelesaikan berbagai persoalan nasional yang tengah dihadapi.


"Bangsa ini sedang disibukkan oleh banyak hal penting. Presiden hari ini sedang memimpin rapat gabungan penanganan pasca gempa di NTT, sebelumnya berkunjung ke Kalimantan menangani berbagai persoalan lapangan. Ini yang harus menjadi fokus kita bersama. Yang kita butuhkan saat ini adalah persatuan nasional untuk mendukung Presiden Prabowo menyelesaikan agenda-agenda besar bangsa, bukan spekulasi-spekulasi yang membuang energi. Mari kita hormati mandat konstitusional yang telah diberikan rakyat kepada Presiden Prabowo hingga 2029," tutupnya.(sn)

Share:

Polres PALI Gelar KRYD, 50 Personel Patroli Jaga Kamtibmas

Polres PALI Gelar KRYD, 50 Personel Patroli Jaga Kamtibmas



PALI--SiniNews.Com — Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Regu III untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukumnya. Sebanyak 50 personel dikerahkan dalam kegiatan yang berlangsung pada Jumat (28/8/2026) malam.


Kegiatan diawali apel pengecekan personel di lapangan Mako Polres PALI, Jalan Merdeka, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, sekitar pukul 20.00 WIB.


Apel dipimpin Kabag Ren Polres PALI AKP Bratanata, S.E., didampingi Ka SPKT IPTU Maryono. Apel tersebut diikuti seluruh personel yang telah ditugaskan dalam KRYD Regu III.


Setelah apel, puluhan personel langsung melaksanakan patroli hunting di sejumlah lokasi yang dinilai perlu mendapat perhatian untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.


Patroli menyasar kawasan Gelora 10 November Kabupaten PALI dan Simpang Lima Pendopo. Kehadiran personel kepolisian di sejumlah titik tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.


Selain melakukan patroli, personel juga disiagakan di Mako Polres PALI. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk penebalan pengamanan markas sekaligus untuk mengantisipasi apabila terjadi kejadian menonjol yang membutuhkan respons cepat.


Kapolres PALI AKBP Januar Kencana Setia Persada SIK., melalui Kabag Ren Polres PALI, AKP Bratanata, S.E., mengatakan kegiatan KRYD merupakan bagian dari upaya kepolisian menciptakan situasi keamanan yang kondusif.


"Kegiatan ini dilaksanakan guna mewujudkan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif serta menjamin keamanan masyarakat di wilayah hukum Polres PALI," ujar Bratanata.


Dia menambahkan, personel yang telah selesai melaksanakan patroli tetap disiagakan melalui sistem standby on call. Dengan demikian, personel dapat segera digerakkan apabila terjadi gangguan keamanan atau kejadian menonjol.


"Kami berharap dengan kehadiran Polri dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat serta memberikan dampak positif, sehingga masyarakat semakin patuh terhadap peraturan yang berlaku," katanya.


Kegiatan KRYD Regu III berakhir sekitar pukul 22.00 WIB. Selama pelaksanaan patroli, situasi dilaporkan aman dan kondusif.


Usai kegiatan tersebut, personel SOC dijadwalkan mengikuti apel pagi di lapangan Mako Polres PALI pada Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB untuk melanjutkan kesiapsiagaan dan pelaksanaan tugas kepolisian.(SN/Perry)

Share:

Polsek Tanah Abang Patroli Cegah 3C, Warga Diimbau Kunci Kendaraan

Polsek Tanah Abang Patroli Cegah 3C, Warga Diimbau Kunci Kendaraan



PALI-SiniNews.Com— Polsek Tanah Abang Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menggelar patroli dan sambang masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Kegiatan tersebut sekaligus dilakukan untuk mencegah aksi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) atau 3C.


Patroli dilaksanakan pada Sabtu (29/8/2026) pagi mulai sekitar pukul 08.40 WIB di sejumlah wilayah hukum Polsek Tanah Abang, Kabupaten PALI.


Kapolsek Tanah Abang AKP Arzuan, S.H., memerintahkan personel untuk melakukan patroli sekaligus menyambangi masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, khususnya tindak kriminal 3C.


Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Tanah Abang Aipda Erian Martodi dan Bripka Reji Diansyah berkeliling di wilayah hukum Polsek Tanah Abang. Petugas juga menyambangi warga yang sedang beraktivitas maupun berkumpul di sejumlah warung.


Masyarakat diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan ketika melakukan aktivitas di luar rumah. Polisi juga meminta warga memastikan kendaraan dalam kondisi terkunci ketika ditinggalkan untuk mengurangi peluang terjadinya pencurian.


"Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat melakukan aktivitas di luar rumah dan memastikan kendaraan bermotor dikunci dengan baik ketika ditinggalkan," ujar AKP Arzuan.


Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Peran masyarakat juga diperlukan dengan meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas atau keadaan yang mencurigakan.


"Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga harkamtibmas di lingkungan masing-masing dan tidak memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya," katanya.


Dari hasil patroli, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polsek Tanah Abang terpantau aman, damai, dan kondusif. Warga yang ditemui di warung-warung juga telah diberikan imbauan terkait keamanan kendaraan dan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal.


Kegiatan patroli berakhir sekitar pukul 09.50 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan berjalan aman, tertib, dan terkendali.(SN/Perry)

Share:

Polsek Talang Ubi Gelar KRYD, Sasar SPBU hingga Perbankan

Polsek Talang Ubi Gelar KRYD, Sasar SPBU hingga Perbankan



PALI-SiniNews.Com— Polsek Talang Ubi, Polres Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mengantisipasi penyakit masyarakat (pekat), gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta tindak kriminal 3C, yakni curat, curas, dan curanmor.


Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat (28/8/2026) malam mulai pukul 20.00 WIB hingga 22.00 WIB. Patroli menyasar sejumlah objek vital dan lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat di Kecamatan Talang Ubi.


KRYD diawali dengan apel di Mapolsek Talang Ubi. Kegiatan tersebut dipimpin Aiptu Affandi Bay, S.H., dan diikuti personel Polsek Talang Ubi yang telah ditugaskan dalam surat perintah.


Usai apel, personel bergerak melakukan patroli ke sejumlah lokasi, di antaranya SPBU Beracung, Bank BRI, Bank BSI, serta gerai Alfamart. Patroli dilakukan untuk memastikan situasi keamanan sekaligus mencegah munculnya gangguan kamtibmas pada malam hari.


Dalam kegiatan tersebut, polisi juga menemukan masih adanya pengendara sepeda motor maupun mobil yang kurang mematuhi aturan lalu lintas. Sejumlah pengendara ditemukan belum melengkapi surat-surat kendaraan.


Petugas kemudian memberikan teguran dan imbauan agar masyarakat selalu mematuhi ketentuan berlalu lintas serta melengkapi dokumen kendaraan saat berkendara.


"Kegiatan KRYD ini dilaksanakan untuk mewujudkan situasi kamtibmas dan kamseltibcarlantas yang kondusif serta menjamin keamanan masyarakat di Kecamatan Talang Ubi," ujar Kapolsek Talang Ubi AKP Ardiansyah SH melalui Aiptu Affandi Bay.


Selain menyasar pengendara, personel juga memberikan imbauan kepada anak-anak dan remaja yang masih nongkrong pada malam hari. Mereka diminta segera pulang apabila tidak memiliki keperluan yang penting.


"Kami mengimbau anak-anak yang masih nongkrong agar segera pulang ke rumah apabila tidak ada keperluan penting. Ini sebagai langkah pencegahan agar tidak menjadi korban maupun terlibat dalam tindak kriminal," katanya.


Polisi menegaskan kegiatan KRYD merupakan upaya preventif untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mencegah potensi gangguan keamanan.


Setelah patroli selesai, personel melaksanakan apel konsolidasi untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan. Secara keseluruhan, KRYD yang berakhir sekitar pukul 22.00 WIB tersebut berjalan aman, tertib, dan kondusif.(SN/Perry)

Share:

Youtube SiniNews

Facebook SINI News

Followers

Subscribers

Postingan Populer

Blog Archive

Comments

Berita Utama

sitemap

Recent Posts